Suatu hari sempat terbesit dalam hati “kapan ya saya bisa keluar negeri seperti
teman-teman saya yang lain”. 2 semester berlalu dengan penuh harapan setidaknya
selama duduk di bangku kuliah pernah merasakan yang namanya konferensi atau
student exchange. Ternyata tanggal 27 april diadakan seleksi program pertukaran
pelajar ke malaysia program studi Ahwal Al-Syakhshiyah 2017 yang syaratnya
belum pernah keluar negeri dan wawancara bahasa arab dan bahasa inggris terkait
hukum keluarga. Akhirnya saya, firda, dan nisa mempersiapkan berkas berkas
untuk dapat mengikuti seleksi tersebut. Ketika tanggal 27 tiba, kami bertigalah
dari angakatan 14 program studi Ahwal Al-Syakhshiyah kelas international yang
belum pernah keluar negeri. Setelah proses wawancara dan penyeleksian berakhir
saya hanya bisa berdoa kepada Allah SWT semoga saya mendapatkan tersebut. Akhirnya
tidak menunggu lama keesokan harinya kami mendapatkan pengumuman hasil seleksi
dan alhamdulillah saya dan firda lolos dan diberi kesempatan untuk mengikuti
program tersebut. Namun saya merasa bersedih karena teman saya yang bernama
nisa belum lolos dalam seleksi, namun dengan lapang dada dia tetap mendoakan
kami yang terbaik. Akhirnya pada hari jumat kami yang lolos berkumpul untuk
mendapatkan pengarahan tentang program tersebut. 3 minggu berlalu dan waktu
yang kami tunggu datang juga. Seperti mimpi rasanya karena dapat kesempatan
menuntut ilmu di negeri jiran malaysia walaupun hanya sebentar. Karena program
inilah saya mendapatkan ilmu baru, mendapatkan keluarga baru, pengalaman yang
tak terlupakan dan membuat saya lebih sadar akan pentingnya bahasa asing.
Terima kasih
banyak untuk tim pelaksana dan penanggung jawab kegiatan Student Exchange
Program 2017 program studi Ahwal Al-Syakhshiyah. Semoga program ini terus
berlanjut agar teman-teman yang lain mendapatkan kesempatan yang sama seperti
saya. Dan semoga Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyah dapat terus berjaya di
kancah nasional maupun international.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar