Senin, 29 Mei 2017

PETUALANGAN 7 AS DIMULAI




Tanggal 16 mei 2017 yang di tunggu-tunggu para 7 AS (wahyu, candra, yudi, arif, saya (aulia), firda, dan ulya) pun tiba, sesampai di airport ada beberapa hal yang bikin kita bertujuh tercengang, maklum baru pertama kali pergi ke negara orang. Setelah semua pada chek in termasuk pak dosen, akhirnya kami melakukan beberapa pemeriksaan. Nah ketika sampai di tahap pemeriksaan yang terjadi  ternyata ada barang bawaan yang harus di tinggal oleh kami yaitu botol minum, namun saya bergumam dalam hati “ih perasaan botol minum aku ga ada merk nya deh masak suruh di tinggal juga?”,  lalu ada security yang berkata “ kalo botol minum nya di bawa tidak apa-apa asalkan airnya harus di habiskan dulu”, akhirnya kami bertujuh segera menghbiskan air tersebut hanya demi botol minum yang tak ingin tertinggal di airport yogyakarta.
Selang 30 menit akhirnya kami semua dianjurkan untuk memasuki maskapai yang kita tumpangi. Namun saya , firda, dan ulya menaiki maskapai tersebut paling akhir maklum para cewek ga bisa melewati sebuah toilet. Nah, karena kami penumpang paling akhir yang menaiki maskapai tersebut lalu ada petugas airport bertanya pada saya (karena saya yang aling belakang) “mbak mau kerja ya atau sekolah?”, ya saya menjawab “kami mahasiswa pak mau kuliah”, namun dalam hati saya menggumam “masak dah rapi cantik gini mau kerja” tapi gak papalah kan orang tidak tahu kalo kita mau ngapain di malaysia.
Setibanya kami di Kuala Lumpur malaysia sekitar pukul 12.05 waktu di kuala lumpur, saya merasa takjub karena airportnya besar sekali. Lalu keluar dari airport kami semua naik sebuah bus yang membawa kami ke daerah yang namanya KL central. Sepanjang jalan kami banyak di jelaskan oleh pembimbing kami namanya mas samsul, karena beliau dulunya ketika jadi mahasiswa pernah mengikuti student exchange yang diadakan oleh prodi. Namun, beliau menjalani kegiatan tersebut selama 1 bulan, “jadi hafal sekali tentang kuala lumpur”
Nah sesampainya kami di kuala lumpur central nama bekennya “(KL Central)”, kami dan para dosen langsung menuju sebuah hotel yang nantinya akan kami tinggali selama menjalani agenda students exchange. Ketika kami sudah mendapatkan kamar masing-masing, akhirnya kami bergegas menuju kamar yang sudah ditentukan, Saya 1 kamar dengan firda dan ulya. Baru saja sampai kamar, mas samsul mengabarkan bahwa kami harus turun ke lobby hotel untuk makan siang. Lalu kami di bawa ke sebuah tempat makan, kayanya sih tempat makanan khas india gitu. Ketika makan kami mendapatkan nasi namanya nasi briyani dalamnya terdapat campuran sayuran. Jujur aja sih rasanya gimana gitu, emang enak nasi putihnya indonesia lauknya pake tempe tahu.
Setelah acara makan usai, ternyata kami langsung berangkat jalan-jalan ke KLCC dan menikmati suasana indahnya air mancur dan menara petronas di malam harinya. Namun ketika menjelang petang para kaum lelaki ingin melanjutkan petualangan kembali. Karena kami bertiga para kaum hawa lelah, akhirnya kami memutuskan untuk menetap saja. Ternyata beberapa saat kemudian dalam grup wa banyak foto mereka “para kaum lelaki” naik ke twin tower. Tapi kami bertiga tak masalah karena sudah dapat belanjaan, biasa kaum hawa laper mata. Dan Malam itu juga saya merasa benar-benar berada di Luar negeri euy. Setelah jam menunjukkan pukul 9 akhirnya kami pulang ke hotel untuk beristirahat, karena esok hari kami bertujuh akan memulai aktivitas yang bakalan membuat kami dapat banyak pengalaman lebih banyak lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Student Exchange Program 2017

  Suatu hari sempat terbesit dalam hati “kapan ya saya bisa keluar negeri seperti teman-teman saya yang lain”. 2 semester berlalu d...