Tanggal 16 mei 2017 yang di
tunggu-tunggu para 7 AS (wahyu, candra, yudi, arif, saya (aulia), firda, dan
ulya) pun tiba, sesampai di airport ada beberapa hal yang bikin kita bertujuh
tercengang, maklum baru pertama kali pergi ke negara orang. Setelah semua pada
chek in termasuk pak dosen, akhirnya kami melakukan beberapa pemeriksaan. Nah
ketika sampai di tahap pemeriksaan yang terjadi
ternyata ada barang bawaan yang harus di tinggal oleh kami yaitu botol
minum, namun saya bergumam dalam hati “ih perasaan botol minum aku ga ada merk
nya deh masak suruh di tinggal juga?”,
lalu ada security yang berkata “ kalo botol minum nya di bawa tidak
apa-apa asalkan airnya harus di habiskan dulu”, akhirnya kami bertujuh segera
menghbiskan air tersebut hanya demi botol minum yang tak ingin tertinggal di
airport yogyakarta.
Selang 30 menit akhirnya kami
semua dianjurkan untuk memasuki maskapai yang kita tumpangi. Namun saya ,
firda, dan ulya menaiki maskapai tersebut paling akhir maklum para cewek ga
bisa melewati sebuah toilet. Nah, karena kami penumpang paling akhir yang
menaiki maskapai tersebut lalu ada petugas airport bertanya pada saya (karena
saya yang aling belakang) “mbak mau kerja ya atau sekolah?”, ya saya menjawab
“kami mahasiswa pak mau kuliah”, namun dalam hati saya menggumam “masak dah
rapi cantik gini mau kerja” tapi gak papalah kan orang tidak tahu kalo kita mau
ngapain di malaysia.
Setibanya kami di Kuala Lumpur
malaysia sekitar pukul 12.05 waktu di kuala lumpur, saya merasa takjub karena
airportnya besar sekali. Lalu keluar dari airport kami semua naik sebuah bus
yang membawa kami ke daerah yang namanya KL central. Sepanjang jalan kami
banyak di jelaskan oleh pembimbing kami namanya mas samsul, karena beliau
dulunya ketika jadi mahasiswa pernah mengikuti student exchange yang diadakan
oleh prodi. Namun, beliau menjalani kegiatan tersebut selama 1 bulan, “jadi
hafal sekali tentang kuala lumpur”
Nah sesampainya kami di kuala
lumpur central nama bekennya “(KL Central)”, kami dan para dosen langsung
menuju sebuah hotel yang nantinya akan kami tinggali selama menjalani agenda
students exchange. Ketika kami sudah mendapatkan kamar masing-masing, akhirnya
kami bergegas menuju kamar yang sudah ditentukan, Saya 1 kamar dengan firda dan
ulya. Baru saja sampai kamar, mas samsul mengabarkan bahwa kami harus turun ke
lobby hotel untuk makan siang. Lalu kami di bawa ke sebuah tempat makan,
kayanya sih tempat makanan khas india gitu. Ketika makan kami mendapatkan nasi
namanya nasi briyani dalamnya terdapat campuran sayuran. Jujur aja sih rasanya
gimana gitu, emang enak nasi putihnya indonesia lauknya pake tempe tahu.
Setelah acara makan usai,
ternyata kami langsung berangkat jalan-jalan ke KLCC dan menikmati suasana
indahnya air mancur dan menara petronas di malam harinya. Namun ketika
menjelang petang para kaum lelaki ingin melanjutkan petualangan kembali. Karena
kami bertiga para kaum hawa lelah, akhirnya kami memutuskan untuk menetap saja.
Ternyata beberapa saat kemudian dalam grup wa banyak foto mereka “para kaum
lelaki” naik ke twin tower. Tapi kami bertiga tak masalah karena sudah dapat
belanjaan, biasa kaum hawa laper mata. Dan Malam itu juga saya merasa
benar-benar berada di Luar negeri euy. Setelah jam menunjukkan pukul 9 akhirnya
kami pulang ke hotel untuk beristirahat, karena esok hari kami bertujuh akan
memulai aktivitas yang bakalan membuat kami dapat banyak pengalaman lebih
banyak lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar